Tampilkan postingan dengan label GadGet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GadGet. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Desember 2011

HP Pavilion DM1 Netbook With AMD


Build and design
HP Pavilion DM1 yang terbaru ini merupakan update evolusi untuk tahun lalu melalui seri Pavilion dm1z dan dv1 dari 2009. DM1 memiliki lebih banyak kesamaan dengan dm3 tersebut. Bahkan jika anda menempatkan DM1 berdampingan dengan dm3, Anda akan melihat bahwa notebook 11-inci ini pada dasarnya alah versi lebih kecil ari dm3.
Pavilion dm1 menggunakan plastik yang cukup tebal pda chassis sehingga lebih tahan lama dan cukup tebal sehingga mampu mencagah flex atau retakan di bawah tekanan. Tutp layar plastik menyediakan perlindungan yang memadai untuk layar tapi tengan tutupnya tidak menekuk kedalam bawah tekanan kuat. Tutup ini juga dilengkapi dengancat hitam dengan striping glossy. Hal ini memuat noda sidik jari yang jauh kurang terlihat dari apa yang kita lihat di tutup laptop full glossy. Sementara itu engsel notebook ini bisa digerakkan sampai 90-180 derajat.

 Layar dan Speaker
dm1 menggunakan layar berukuran 11.6-inci LED-backlit yang dibuat glossy. Resolusi 1366 x 768 sanagt bagus untuk browsing web, mengedit foto, atau bahkan untuk menonton film HD 720p. Warna dan kontras adalah berkat rata-rata permukaan mengkilap dan LED backlighting. Saat digunakan pada outdoor cukup terang sehingga masih nyaman digunakan. Jika anda miringkan layar maju atau mundur, warna mulai terlihat redup. Sudut pandang horisontal lebih baik sekitar 60 derajat.
Speaker onboard terletak di tepi depan notebook yang didorong maju menuju suara pengguna. Speaker ini membawa nama Altec Lansing merek dengan pemroses audio Dolby. Secara keseluruhan kualitas suara yang baik untuk sepasang speaker stereo kecil.

Keyboard dan Touchpad
keyboard menggunakan ukuran hampir penuh sampai tepi. Ini membuat Pavilion DM1 nyaman untuk mengetik karena menggunakan bantalan empuk. HP menggunakan pengangkat gaya Chiclet(yang disebut gaya pulau) keyboard dengan tombol relatif besar dan banyak ruang antara setiap tombol untuk membantu mencegah kesalahan ketik.
Panel Touchpad-nya dibuat dengan model single piece sehingga tombol klik kanan atau kirinya dijadikan satu dengan touchpad termasuk scroll yang disampung kanan. Tombol touchpad-nya sangat nyaman saat digunakan karena anda tidak akan mendengarkan bunyi klik saat menekannya, karena empuknya bentalan yang digunakan.

Performance and benchmarks
HP Pavilion DM1 menawarkan kinerja yang mengesankan meskipun masuk pada kelas entry level. Meskipun banyak notebook di pasar dengan prosessor lebih cepat dan grafis unggul. DM1 menunjukan hasil kinerja yang cukup unggul. Rahasianya adalah teknologi AMD fusion terbaru. HP yang dipilih AMD untuk membawa CPU”Zacate”E-350 dengan pengolahan dipercepat (APU) yang menggabungkan CPU Dual-core dengan clock speed 1,6 GHz dan unit pengolahan grafis radeon(GPU) pada prosessor tunggal.
Ini artinya DM1 Pavilion menawakna video lebih banyak dan tenaga grafis pada netbook sama harga pada prosessor Intel Atom. Ini terbukti saat DM1 mampu memainkan Left 4 Dead 2 dengan baik. Semantara notebook ini tidak memberikan kinerja dalam game yang sama Alienware M11x. Harddisk 320GB, 7200rpm cukup cepat untuk memuat aplikasi paling dasar seperti Microsoft Office atau Adobe Photoshop.

Software dan Garansi
Hp ini disematkan berbagai software utilities, seperti Power Manager and thermal Assistant, HP MediaSmart 4.0, Blio e-reader, Microsoft Office 2010 Starter, dan 60 hari masa percobaan Symantec Norton Internet Security 2011. Garansi yang diberikan biasanya cuman 1 tahun.

Daya tahan baterai
HP mengklaim bahwa Pavilion dm1 memberikan “hingga 9,5 jam baterai” dari baterai 6-sell disertakan. Dalam pengujian saat dm1 diatur pada kecerahan layar 70%, nirkabel aktif saat menyegarkan sebuah website  pada reguler interval 60 detik, dan Windows 7 diatur ke profil balance, HP Pavilion DM1 berjalan selama 6 jam 49 menit.


SPESIFIKASI
DIMENSI:11.45x8.45x0.9-1.25 inchi; BERAT: 3.53 puonds; OS:Windows 7 home premium (64-bit);PROSESSOR & CPU: Graphics(dual-core CPU at 1.6 GHz  and dual DX-11 SIMDs at 500 MHz; GRAPHICS: AMD E-350 with AMD Radeon HD 6310; Memory RAM: GB DDr3 memory; Layar: 11.6 inchi 1366x768 HD glossy display with LED backlighting; Hard Drive: 320 GB, 7200 epm HDD; konektivitas: Gigabit Ethernet and 802.11 b/g/n wireless, Bluetooth 3.0; Kamera: 2MP; Audio: Build-in;Battery: 6-cell Li-ion battery (51Wh)

KELEBIHAN
-Terbaik video dengan kinerja dalam kisaran harga
-Desain keyboard membuat nyaman
-Hidup baterai yang baik dan harga murah
KEKURANGAN
-Tidak ada port USB 3.0
KESIMPULAN
AMD fusion APU dengan teknologi baru ini benar-benar memberikan beberapa hasil yang mengesankan dalam hal pemutaran video HD dan game. Dengan harga yang cukup terjangkau dan kinerja yang sempurna membuat pavilion dm1 menjadi incaran para pengguna netbook.

BACA SELENGKAPNYA >>

Minggu, 11 Desember 2011

HTC Wildfire S the “Simple”Wildfire


Bukan hanya Desire yang di teruskan dengan seri “S”,Wildfire juga kebagian. Lewat seri anyarnya Wildfire S. Didesain lebih simple, Wildfire S cocok digunakan kaum wanita atau mereka yang gemar dengan ponsel mungil.
Simple
HTC Wildfire S merupakan perpaduan dari desain ramping Desire S dan juga keunikan Wildfire sebelumnya. Bedanya kali ini Wildfire S menggunakan plastik dan bagian belakan menggunakan karet yang lembut. Secara keseluruhan Wildfire yang saya pegang kali ini dilapisi warna pink glossy didepan dan dof belakang. Didomonasi dengan layar sentuh kapasitas berukuran 3.2 inchi HVGA,Wildfire S tampil cukup bercahaya. Sehingga dapat digunakan dibawah sinar matahari.
Sense UI and Gingerbread
Seperti Desire S,Wildfire S berjalan dengan menggunakan OS Andorid v2.3 yang lain dari biasanya. Karena sudah ditututpi dengan “kulit”HTC Sense UI dengan versi terbaru. Pada interface dibawah layar terdapat tombol virtual dan scrollbar seperti umunya HTC sense terdahulu.
Performance
HTC Wildfire S memiliki kinerja yang layak meski nampak agak rendah menurut standar sekarang. Dengan berjalan pada Android 2.3 Gingerbread,Wildfire S hanya menggunakan prossesor 600Mhz Snapdragon MSM7227 CPU, Adreon 200 GPU, padahal Desire S sudah menggunakan prossesor dengan kecepatan 1GHz. Didasarkan pada hardware yang lebih tinggi pada pendahulunya maka daya yang digunakan juga lebih besar berbeda dengan Wildfire S yang cukup menngunakan baterai Li-Ion 1230 mAh.
Namun meskipun hadware yang dimilikinya, Wildfire S cukup menjalankan Gingerbread dengan baik. Apalagi saat ditest menggunakan aplikasi Benchmark Quadrant, Wildfire S mendapatkan score 658, sehingga memiliki kemampunan lebih baik dari ponsel Google Nexus One atau HTC Desire.
Not The Same 5MP
meskisama dengan desire S, HTC Wildfire S juga yang menggunakan kamera 5MP tidak mampu menyamai hasil foto atau video yang di tangkap Desire S. Padahal keduanya mampu menangkap foto berresolusi 2592x1952 pixel. Sedangkan pada Wildfire S hanya mampu merakam video dengan kekuatan rekaman VGA berkecepatan @ 24fps saja yang belum mendukung kemampuan perakam HD. Untuk kemempuan lainnya Wildfire S juga sama-sama memiliki touchfocus, face detection dan geotagging.
Complete Connection
sama sepeti Desire S, seri S pada Wildfire ini juga membawa semua kemampuan koneksi ke
SPESIFIKASI
Jaringan:
GSM 850/900/1800/1900, HSDPA 900/2100. Dimensi: 10,13 x 5,94 x 1,24cm. Berat: 105 gram. Layar: TFT capacitive touchscreen, 256k color, 320x480 pixels, 3.2 inchi. Sisrem operasi: Android OS v2.3 (gingerbread). Prosesor: 600MHz snapdragonMSM7227 CPU, Adreno 200GPU. Kamera: 5 MP,2592x1944 pixel, autofocus, LED flash, Geo-tagging,touch focus,video 24fps. Memori internal: 512 MB RAM,512 MB ROM. Baterai: Li-Ion 1230mAh.

Kelebihan
-Android 2.3.3 (Gingerbread) with HTC Sense 2.1 UI
-WiFi hotspot
-GPS with A-GPS Connectivity
-Desain simple dan menarik
-Main disadvantages
Kekurangan
-Kamera tidak sebagus Desire S
-Belum mendukung perekaman video HD 720p
-Tidak dilengkapi tombol kamera
-Tidak dilengkapi dengan document viewer
Rekomendasi
Bukan hanya desain, fiturnya juga simple, namun sederhananya fitur, Wildfire S mampu menjalankan proses Gingerbread dengan sempurna, meski beberapa pemangkasan di lakukan dari Desire S. Namun desain kokoh yang menjadi trade mark HTC dihilangkan dengan menggunakan material plastik
BACA SELENGKAPNYA >>